Karakter Bisa Lumpuh Tapa Pengajaran Yang Benar

Sekolah Kristen – Dengan kemajuan teknologi, kita segala dapat maju, tetapi tanpa pengajaran karakter, kita segala akan lumpuh. Hal ini disuarakan Kepala Dinas Pengajaran Jawa Barat, Dewi Sartika dalam paparannya mengenai “Pembangunan Pengajaran di Jawa Barat” dalam acara Rapat Kerja Yayasan Pengajaran Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan di Auditorium Mandala Saba, Kota Bandung.

Kadisdik mengatakan, guru berperan penting dalam pelaksanaan peningkatkan kwalitas pengajaran sehingga menjadi penting untuk meningkatkan sumber tenaga kwalitas pengajar. Salah satunya yaitu mendidik cocok dengan kompetensi dimiliki oleh guru. “Guru mendidik mesti cocok dengan kesanggupan di bidangnya,” tegas Kadisdik Jawa Barat.

Kecuali itu, Kadisdik mengatakan guru mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pengajaran karakter siswa. Sebab, pengajaran akhlaq hal yang demikian cuma dapat diperoleh via guru sebagai suri tauladan. “Seberapapun canggih teknologi, itu takkan dapat menggantikan peran guru sebagai pengajar karakter siswa,” paparnya.

Dengan terasahnya pengajaran karakter, lanjut Kadisdik, hal hal yang demikian akan mempermudah adat istiadat jawara (habbit champion) bagi siswa, seperti berperilaku bagus, jujur, termotivasi, penuh penemuan kreatif, adaptif kepada lingkungan yang cakap bicara banyak dikala telah terjun ke masyarakat kelak. Untuk itu, Kadisdik mengajak semua guru dan energi pengajar terus meningkatkan kompetensi dan etos kerja guna membawa pengajaran Jawa Barat menjadi lebih bagus lagi. “Sebab seratus persen masa depan bangsa ada di tangan siswa-siswa kita,” pungkasnya.