8 Tips Mencegah Kebakaran Dapur

Tips keamanan dapur dari pakar keamanan kebakaran. Berikut delapan tip sederhana untuk menghindari kebakaran dapur dan apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran.

1. Kelola microwave dengan baik.

Tidak pernah memasukkan logam ke dalam microwave adalah sesuatu yang banyak orang ketahui dan pahami. Tetapi penting untuk mengetahui barang tak terduga yang mungkin mengandung logam juga. Selain peralatan dan aluminium foil, bungkus pelintir yang digunakan untuk menyimpan makanan atau roti dapat terbakar di microwave.

Saat mengeluarkan makanan atau cairan dari microwave, gunakan pegangan panci atau sarung tangan. Berhati-hatilah karena hanya satu atau dua menit di dalam microwave dapat membuat makanan dan wadah memasak jauh lebih panas dari yang diharapkan.

Jika api mulai menyala di microwave, matikan dan cabut steker alat, jangan buka pintu microwave dan segera hubungi pemadam kebakaran daripada menunggu untuk melihat apakah keadaan membaik.

2. Tetap di dapur saat memasak.

Kebakaran paling sering terjadi ketika apa pun yang dimasak menjadi terlalu panas. Itulah mengapa penting untuk selalu berada di dapur dan mengawasi apa yang sedang dimasak.

Jika Anda melihat asap atau minyak mulai mendidih, segera matikan kompor. Jika Anda harus meninggalkan dapur walau sebentar saja tetap matikan kompornya.

Lihat Juga: Pengisian Apar

3. Perhatikan penempatan gagang.

Saat panci dan wajan berada di atas meja, selalu putar pegangannya dari tepi. Saat diletakkan di atas kompor, pegangannya juga harus menghadap ke belakang sehingga tidak ada yang bisa menjatuhkannya secara tidak sengaja.

Menerapkan “zona bebas anak setinggi 3 kaki” di sekitar kompor adalah tip utama lainnya. Ini juga efektif apabila anda memelihara hewan peliharaan.

4. Selalu cabut peralatan.

Setelah menggunakan segala jenis slow cooker, wajan listrik, pemanggang roti, oven pemanggang roti, pressure cooker, deep fryer, atau Instant Pot, pastikan untuk mencabut alat setelah digunakan.

Selain itu, jangan pernah menggunakan peralatan dengan kabel yang robek. Peranti harus selalu dihubungkan langsung ke stopkontak dan tidak pernah ke kabel ekstensi.

5. Sudah bisa menggoreng sebelum menggunakan minyak.

Menggunakan penggorengan di rumah untuk membuat makanan seperti kalkun Thanksgiving yang digoreng menjadi semakin populer dan meningkatkan jumlah kebakaran yang disebabkan oleh alat tersebut.

Penggorengan dapat jatuh dengan mudah, minyak panas mudah terciprat (terutama jika makanan beku ditempatkan di dalamnya) dan minyak dapat menjadi terlalu panas sehingga menyebabkan kebakaran.

Pertama-tama, selalu baca manual pabrikan tentang cara menggunakan deep fryer dan menyimpan alat pemadam api di dekatnya.

Sebelum mengisi penggorengan dengan minyak, pastikan alat telah dimatikan, dilap hingga kering dan tidak di dekat air. Jangan sampai keranjang penggorengan terlalu penuh dan jangan menyentuhnya atau menambahkan makanan saat keranjang terendam. Sekali lagi, jangan pernah meninggalkannya tanpa pengawasan. Alat penggorengan bekerja sangat cepat dan potensi bahaya kebakaran meningkat saat makanan terlalu matang.

6. Siapkan keempat barang ini saat memasak.

Tutup panci besar, loyang kue, soda kue, dan alat pemadam api harus selalu mudah dijangkau di dapur. Atur ulang barang-barang di dapur jika perlu untuk mendapatkan akses mudah ke barang-barang ini yang dapat membantu menghentikan penyebaran api.

7. Jangan menumpahkan air ke minyak atau api.

Meskipun mungkin merupakan kecenderungan alami untuk memadamkan api dengan air, minyak dan api listrik berbeda. Jika makanan terbakar karena minyak, segera letakkan tutup panci besar atau loyang untuk mematikan nyala api dan mencegah penyebaran api. Soda kue dalam jumlah besar juga dapat membantu memadamkan minyak atau kebakaran.

8. Kenakan atasan lengan pendek dan gulung lengan panjang.

Jika ada pakaian yang terbakar, segera hentikan, jatuhkan, dan gulung untuk memadamkan api. Jika ada luka bakar yang terlihat, ikuti panduan Pusat Pengendalian Penyakit untuk menilai dan merawat luka bakar, dan hubungi pemadam kebakaran untuk mendapatkan bantuan. Apapun yang terjadi, jangan mengoleskan mentega atau salep pada luka bakar.

Cek Juga: Isi Ulang Tabung Pemadam